Migrasi Sistem
Migrasi Database
Memindahkan database antarserver, versi, engine, atau cloud dengan kontrol schema, replikasi, konsistensi, downtime, dan rollback.
Database migration menyentuh schema, data, query, extension, user, permission, backup, dan karakteristik performa. Kami menguji kompatibilitas dan proses cutover sebelum database produksi dipindahkan.
Kapan layanan ini dibutuhkan
- Database berpindah server, versi, engine, region, atau penyedia.
- Versi lama mendekati akhir dukungan.
- Downtime harus diminimalkan melalui replication atau sync.
- Aplikasi memiliki query atau extension yang perlu diuji.
Ruang lingkup
- Assessment schema, size, growth, query, extension, dan compatibility.
- Target sizing, parameter, storage, HA, backup, dan security.
- Schema conversion dan remediation bila engine berbeda.
- Initial load, replication, change-data capture, dan cutover.
- Consistency check, query test, performance baseline, dan rollback.
- Connection update, monitoring, stabilisation, dan decommission.
Tahapan migrasi
- Discovery: menginventarisasi aset, dependency, owner, dan tingkat kritis.
- Design: menentukan target, metode migrasi, acceptance criteria, serta rollback.
- Rehearsal: menguji tooling, waktu, data, dan prosedur pada scope terkendali.
- Cutover: menjalankan perpindahan melalui checklist dan jalur eskalasi.
- Validation: membuktikan fungsi, integritas, keamanan, dan performa.
- Stabilisation: memantau hasil, memperbaiki temuan, dan menutup sistem lama.
Deliverables
- Inventory dan dependency map.
- Migration runbook, cutover plan, serta rollback plan.
- Bukti pengujian dan rekonsiliasi.
- Dokumentasi target environment dan rencana decommission.
Hasil yang dituju
Database berpindah dengan konsistensi yang dapat diverifikasi, performa terukur, dan jalur rollback yang telah disiapkan.