Performance Engineering
Layanan Performance Tuning
Optimasi berbasis pengukuran untuk Linux, web server, MySQL, dan pengalaman web dengan baseline serta bukti sebelum-sesudah.
Performance tuning yang efektif dimulai dari bukti, bukan perubahan acak. Kami mengukur jalur request, menemukan bottleneck, menerapkan perbaikan terkendali, lalu mengulang pengujian untuk membuktikan dampaknya.
Kapan layanan ini dibutuhkan
- Respons aplikasi lambat atau tidak stabil pada jam sibuk.
- Server memiliki resource besar tetapi throughput tetap rendah.
- Scaling biaya meningkat tanpa pemahaman bottleneck.
- Tim membutuhkan baseline dan kapasitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ruang lingkup
- Baseline latency, throughput, error, saturation, dan resource.
- Profiling Linux, jaringan, web server, runtime, cache, dan database.
- Load test serta stress test dengan skenario yang disepakati.
- Prioritas perubahan berdasarkan dampak, risiko, dan effort.
- Tuning bertahap dengan checkpoint dan rollback.
- Retest, capacity guidance, dashboard, dan anti-regression baseline.
Metodologi tuning
- Baseline: mengukur latency, throughput, error, saturation, dan resource.
- Hypothesis: menghubungkan gejala dengan bukti dan kandidat bottleneck.
- Controlled change: menerapkan satu kelompok perubahan dengan jalur rollback.
- Retest: mengulang skenario yang sama dan membandingkan hasil.
- Observe: memantau stabilitas serta risiko regresi setelah perubahan.
Deliverables
- Baseline dan peta bottleneck.
- Rekomendasi berprioritas beserta risiko perubahan.
- Konfigurasi yang diterapkan dan rollback record.
- Bukti pengujian sebelum-sesudah serta capacity guidance.
Hasil yang dituju
Performa meningkat secara terukur, batas kapasitas lebih jelas, dan keputusan scaling tidak lagi bergantung pada perkiraan.